// Daftar isi

“Saldo tidak dapat ditampilkan.” Pesan itulah yang dilihat nasabah ueno di aplikasi bank mereka pukul 03.24 dini hari pada 3 November 2026, menurut Euronews. Jumlah mereka hampir 3 juta orang, di negara berpenduduk sekitar 6,5 juta jiwa. Menurut hitungan bank itu sendiri, kira-kira satu dari tiga transfer instan di Paraguay lewat bank itu. Menjelang pagi, aplikasi, kartu, ATM, hingga kantor cabangnya sudah lumpuh total.

Pada 29 Oktober bank itu mengumumkan bahwa rasio kecukupan modalnya, bantalan yang menyerap kerugian, berada di 13,8%, jauh di atas batas wajib 12%. Empat hari kemudian, pemeriksa bank sentral menghitungnya hanya 5,56%. Tiga hari setelah itu, pada 5 November, presiden negara itu, Santiago Peña, mengundurkan diri.

Inilah kisah bagaimana sebuah bank di dalam ponsel menjadi dompet seluruh negeri dalam lima tahun. Dan mengapa yang rusak justru bukan aplikasinya.

Rekening dalam empat menit

Pada 2021 konglomerat Grupo Vázquez membeli sebuah lembaga pembiayaan kecil bernama Financiera El Comercio dan merombaknya menjadi layanan digital. Pada 2023 bank sentral mengizinkannya menjadi bank penuh, dan pada 2024 ueno mencaplok Visión Banco, bank yang lebih tua, beserta para nasabahnya.

Tawarannya sederhana. Anda membuka rekening di ponsel cukup dengan kartu identitas nasional, dan prosesnya tak sampai empat menit, menurut laporan kuartalan bank tersebut. Tanpa biaya rekening, tanpa biaya kartu debit. Di Paraguay, ini bukan perkara kecil. Data Bank Dunia yang dikutip ueno menunjukkan bahwa pada 2021 kurang dari tiga dari sepuluh orang dewasa punya rekening bank; pada 2024 angkanya hampir separuh. Studi biro kredit Equifax, yang juga dikutip bank itu, menemukan lebih dari sejuta warga Paraguay membuka rekening bank pertama mereka di ueno. Ini memang angka pemasaran, tetapi sejalan dengan data Bank Dunia: bagi banyak orang, ueno menjadi bank pertama mereka, dan sering kali satu-satunya.

Jersey untuk uang pensiun

Lalu ueno merambah kehidupan sehari-hari. Bank ini mensponsori Cerro Porteño dan Olimpia, dua klub sepak bola terbesar di negeri itu sekaligus rival abadi, ditambah Stadion Defensores del Chaco. Pensiunan yang bersedia menerima uang pensiunnya lewat ueno mendapat replika jersey tim nasional. Sekitar 32.000 pensiunan IPS, lembaga jaminan sosial negara, mencairkan pensiun mereka melalui bank itu.

Jersey tim nasional sebagai ganti uang pensiun: cara ueno memikat para pensiunan
Jersey tim nasional sebagai ganti uang pensiun: cara ueno memikat para pensiunan

Pada Juni 2026 ueno punya 2,94 juta nasabah, 63% dari populasi dewasa menurut angkanya sendiri. Bank itu menyebut paruh pertama tahun tersebut sebagai yang terbaik dalam sejarahnya. Pada Maret bank itu menjual obligasi senilai $350 juta di luar negeri, dan OTP Bank asal Hungaria menaikkan kepemilikannya di perusahaan induk menjadi $47 juta. Pada 6 Oktober, Asosiasi Pengiklan Paraguay menobatkan ueno sebagai “Merek Tahun Ini”. Umur bank itu tinggal empat minggu.

Para pengiklan bertepuk tangan, tetapi investor sudah gelisah. Pada akhir Oktober lembaga pemeringkat Fitch mengubah prospek obligasi ueno dari stabil menjadi negatif, dengan alasan neraca bank yang membengkak begitu cepat dan besarnya porsi aset tak berwujud di dalamnya. Obligasinya yang jatuh tempo 2031, yang dijual pada Maret di harga 99 sen per dolar, merosot ke sekitar 87. Semua itu terjadi hanya beberapa hari sebelum siaran pers yang memamerkan angka 13,8%.

Negara pun menyimpan uang di sana. Al Jazeera menaksir dana publik yang dikelola ueno mendekati $850 juta. Dari lembaga pensiun IPS saja ada sekitar $355 juta yang ditanam di sana, kira-kira 9% portofolionya, menurut media Argentina Perfil. Bahkan perusahaan listrik negara ANDE dan bendungan Itaipú, yang dimiliki Paraguay bersama Brasil, punya rekening di sana.

Pinjaman untuk kawan sendiri

Bank digital ini tumbang karena masalah tertua di dunia perbankan. Pengawas menemukan bahwa bank itu meminjamkan terlalu banyak uang kepada perusahaan yang terkait dengan pemiliknya sendiri.

Pendiri ueno Miguel Vázquez dan presiden CONMEBOL Alejandro Domínguez dalam konferensi pers "Fiesta ueno Sudamericana"
Pendiri ueno Miguel Vázquez dan presiden CONMEBOL Alejandro Domínguez dalam konferensi pers "Fiesta ueno Sudamericana"Foto: Agencia Paraguay / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0

Dua kali pada pertengahan 2026, pengawas bank sentral memergoki ueno melampaui batas pinjaman semacam itu. Bank itu menemukan jalan keluar yang sederhana: ia menjual sekitar $40 juta kredit bermasalah kepada perusahaan bernama Vinanzas. Namun, dari pertanyaan para senator, tampaknya Vinanzas membayar dengan uang hasil obligasi yang diterbitkan perusahaan-perusahaan milik pemilik yang sama. Pada praktiknya, bank itu membeli kembali utang macetnya sendiri, dan risikonya cuma pindah dari satu saku ke saku lain.

Semua ini bukan rahasia. Kepala pengawasan bank sentral, Fernando Rivarola, menguraikan skema itu dalam memo rahasia tertanggal 10 Juli. Pada 14 September surat kabar ABC Color memuat pertanyaan para senator soal itu. Mereka juga mempertanyakan mengapa Rivarola dipindahkan ke lembaga negara lain. Gubernur bank sentral tidak menanggapi pertanyaan surat kabar itu.

Kedekatan yang janggal ini punya akar yang lebih panjang. Sejak 2023 bank sentral dipimpin Carlos Carvallo, yang sebelumnya mengepalai Financiera Ueno. Presiden Peña sendiri memegang saham di Ueno Holding, perusahaan yang terkait dengan pemilik bank, hingga Maret 2025. Pada 2024 pimpinan ueno bersikeras bahwa presiden tidak punya hubungan dengan bank itu sendiri. Hingga belum lama ini, lapor AP, Peña menepis kekhawatiran soal ueno dengan menyebutnya kampanye fitnah yang menakut-nakuti masyarakat.

Gedung Bank Sentral Paraguay di Asunción; pengawasnya sudah menandai skema pinjaman itu sejak Juli
Gedung Bank Sentral Paraguay di Asunción; pengawasnya sudah menandai skema pinjaman itu sejak JuliFoto: FF MM / Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0

Akhir ceritanya hanya butuh seminggu.

// Satu bank, dua vonis

29 Oktober, ueno tentang dirinya

Rasio kecukupan modal 13,8%, sementara batas minimumnya 12%. Rencana permodalan $100 juta: separuh dari pemilik, separuh dari investor swasta. Tujuan yang dinyatakan: “membangun bank untuk seluruh rakyat Paraguay.”

2 November, bank sentral

Setelah kredit dan aset dinilai ulang, rasio kecukupan modal tinggal 5,56%. Penghapusbukuan melampaui 1,6 triliun guaraní, sekitar $270 juta. Bank itu tidak sanggup menambah cadangan wajib sebesar $70 juta.

Bank sentral menyatakan sebagian kredit tidak dilengkapi dokumen yang semestinya dan sebagian aset nilainya lebih rendah daripada yang tercatat di pembukuan. Pada 2 November dewan bank sentral dengan suara bulat memutuskan menempatkan ueno dalam resolusi. Resolusi bukan kepailitan dalam arti biasa: regulator mengambil alih kendali, menghentikan operasional, lalu mengalihkan simpanan dan aset ke bank lain melalui lelang terbuka.

Malam ketika aplikasinya padam

Pada pagi 3 November, anggota dewan bank sentral Liana Caballero mengatakan kepada wartawan bahwa per hari itu “baik aplikasi, kartu, maupun layanan apa pun dari lembaga ini tidak aktif.” Antrean mengular di depan kantor cabang yang tutup, dan polisi berjaga di pintu. Euronews menggambarkan orang-orang yang menangis, memohon agar boleh menarik uang demi membeli obat untuk anak yang sakit parah, dan seorang buruh bangunan yang hari itu tak bisa membelikan makanan untuk anak-anaknya. Keesokan harinya, menurut AP, begitu banyak nasabah bergegas membuka rekening di tempat lain sampai aplikasi bank-bank lain ikut tumbang.

Pada 3 November kantor cabang ueno tutup, tetapi antreannya tetap ada
Pada 3 November kantor cabang ueno tutup, tetapi antreannya tetap ada

Kerugiannya tidak berhenti pada penabung. Sekitar 7.000 karyawan ueno tidak menerima gaji, dan ratusan pekerja ueno serta perusahaan Grupo Vázquez lainnya berunjuk rasa di depan Kementerian Tenaga Kerja. Menurut klaimnya sendiri, ueno telah menerbitkan lebih banyak kartu debit dan kartu kredit dibandingkan bank lain mana pun di negeri itu. Asosiasi nasional importir dan pedagang langsung memperingatkan bahwa penjualan di peritel besar akan anjlok 35%. “Ini satu lagi pukulan bagi warga yang jujur dan pekerja keras, orang-orang yang tabungan kecilnya adalah hasil kerja bertahun-tahun,” kata pengunjuk rasa Belarmino Balbuena kepada AP.

Dana Penjaminan Simpanan Paraguay, padanan FDIC di Amerika Serikat, menjamin hingga 75 kali upah minimum bulanan per orang per bank, sekitar $38.600 (228,3 juta guaraní). Bank sentral bersikukuh bahwa ueno adalah kasus tersendiri, bukan awal krisis sistemik, dan asosiasi perbankan negeri itu mengatakan untuk saat ini tidak melihat ancaman bagi bank-bank lain.

Yang jadi soal adalah waktunya. Yang pertama dibayar adalah rekening kecil, hingga sekitar $1.675, atau kira-kira tiga bulan upah minimum, asalkan pemiliknya tidak punya utang kepada ueno dan memiliki rekening di bank lain. Undang-undang menetapkan tenggat 17 November, yang bisa diperpanjang hingga 2 Desember. Bagi sekitar 280.000 nasabah yang tak punya bank lain selain ueno, pihak berwenang membukakan rekening baru dari nol. Siapa pun yang menyimpan lebih dari $38.600 di ueno tidak punya jaminan uangnya kembali utuh.

Presiden, bank, dan regulator

Peristiwa berikutnya bergulir lebih cepat daripada lazimnya kisah perbankan. Pada 3 November Carvallo, gubernur bank sentral, mengundurkan diri. Delapan anggota pimpinan ueno ditahan, di antaranya pendiri Miguel Vázquez dan presiden bank itu, Juan Manuel Gustale. Pada 4 November jaksa mendakwa 27 orang yang terkait dengan bank dan perusahaan-perusahaan grup tersebut. Para anggota parlemen mulai membicarakan pemakzulan Peña.

Pada 5 November Peña mengumumkan pengunduran dirinya lewat pidato video. “Keinginan terbesar saya adalah agar pengembalian dana itu terjamin,” katanya. Ia melanjutkan: “Saya juga ingin meminta maaf kepada rakyat jika pada suatu saat saya telah mengecewakan mereka. Saya tidak pernah berniat mengkhianati kepercayaan yang telah mereka berikan kepada saya.” Yang tidak ia lakukan adalah memikul tanggung jawab atas runtuhnya bank itu. Beberapa menit kemudian, lapor Decrypt, majelis rendah tetap memakzulkannya dengan suara 78 lawan 0 dan meneruskan perkara itu ke Senat. Kini Senat harus memutuskan: menerima pengunduran dirinya atau menuntaskan pemakzulan. Wakil Presiden Pedro Alliana diperkirakan akan mengambil alih.

Santiago Peña mengenakan selempang kepresidenan. Ia mengundurkan diri pada 5 November 2026
Santiago Peña mengenakan selempang kepresidenan. Ia mengundurkan diri pada 5 November 2026Foto: 總統府 / commons.wikimedia.org · CC BY 2.0

Apakah bitcoin akan menolong?

Media kripto bereaksi hampir seketika: Decrypt menurunkan beritanya dengan judul “Bitcoin Fixes This?” Argumennya mudah diikuti. Uang yang dipegang perantara hanya bisa diakses sejauh perantara mengizinkan. Jika Anda memegang kunci sendiri, keputusan regulator di tengah malam tidak bisa menyentuh Anda.

Patut diakui, Decrypt juga memaparkan sisi sebaliknya. Kunci yang hilang tak bisa dipulihkan siapa pun, baik perantara maupun polisi, dan bursa kripto bisa membekukan penarikan sama seperti bank. Ditambah lagi: dompet kripto tidak dilengkapi penjaminan simpanan, dan perusahaan penerbit stablecoin, dolar digital ala dunia kripto, punya tombol pembeku dan memakainya.

Uang di ueno sejak awal memang digital; yang rusak justru hal lain. Dalam lima tahun, satu perusahaan sampai memegang rekening 60% orang dewasa, sepertiga transfer di negeri itu, uang pensiun, dan ratusan juta dolar dana publik. Para pengawas, menurut penuturan para senator, menutup mata. Aplikasinya membuat bank itu praktis, dan kepraktisan membuatnya raksasa. Pengawasan tak pernah sempat menyusul.

Sejuta orang yang membuka rekening pertama mereka di ueno kini mendapat pelajaran perbankan pertama mereka: apa itu penjaminan simpanan, dan butuh berapa hari sampai uangnya cair. Sebuah poster dalam unjuk rasa di Asunción, ibu kota negara itu, mengajukan pertanyaan yang belum dijawab siapa pun: “Siapa yang akan bertanggung jawab atas tabungan seumur hidup?”